Fans Manchester City yang sempat memprovokasi Neymar di Etihad kemarin mengaku bahwa ia tidak melakukan kesalahan apapun.
Pemain Brasil itu dibuat marah usai ia menerima tudingan melakukan diving, dari pemuda berusia 19 tahun, Aziz Hammad, kala Barcelona menang 2-1 atas City di babak 16 besar Liga Champions.
"Ia
melihat saya selama beberapa detik dan melihat apakah manajernya juga
melihat. Kemudian ia meminta saya untuk menghampirinya, namun peluit
tanda akhir laga langsung berbunyi. Ia lalu menghampiri saya, saya tidak
tahu apakah ia ingin mendorong saya atau yang lain," tutur Aziz pada Manchester Evening News.
"Ia mengatakan sesuatu dalam bahasa Portugal atau Spanyol, namun saya tak bisa mengerti. Saya terus melakukan gesture diving
untuk mengganggunya. Namun saya tidak melakukan kesalahan apapun. Saya
hanya melakukan apa yang fans lain lakukan. Jika anda seorang
profesional, anda harus siap untuk hal seperti ini," pungkasnya.


0 komentar:
Posting Komentar